Aktivitas yang kami lakukan selama 45 hari penempatan di Nyamplungan, Karimunjawa :
- Serangkaian workshop dan pendampingan untuk ibu-ibu dan remaja putri, diantara; pengelolaan sampah, pembuatan kompos, pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil), pengolahan hasil ikan, workshop potensi kawasan, workhsop strategi pemasaran, penyuluhan Demam Berdarah dan Penyuluhan kesehatan Reproduksi (di SMK).
- Outbond PLH dengan anak-anak
- Workhsop PLH lewat kesenian, melalui media Wayang Kardus
- Sanggar bermain dan belajar, diantarnya disisi dengan membuat origami, menyanyi, story telling, festival padang bulan, menabung, surat sahabat, mading, menanam tanaman, bersih pantai, hastakarya limbah, dll
- Workhsop Greenmap (Pemetaan peta hijau wilayah Nyamplungan)
Kegiatan ini masih dalam taraf pengembangan, selanjutnya kami masih mencoba mengusulkan peta hijau nyamplungan ini ke organisasi peta hijau Internasional.


(Foto; pelatihan pembuatan kompos di halaman rumah pak Bayan bersama ibu-ibu. Pengampu adalah Amar. Di pohon dipasang ‘kalender bekas’ untuk membuat notulensi kegiatan.)



(Foto : Saat kegiatan pelatihan pembuatan bakso ikan, otak-otak ikan dan abon ikan. Pemateri dibantu oleh Ririn dan Aldino dari sub unit Mrican dan Batulawang)



(Anak-anak dikenalkan menanam dengan media polybag, dikasih pupuk, disiram …, foto paling kanan adalah tanaman yang ditanam anak-anak setelah 1 pekan. foto dibawah, saat anak-anak selesai kegiatan lalu… foto bareng!)



(Foto : Salah satu kegiatan pengisi jam kosong di sekolah adalah workshop menabung. Awalnya anak-anak diajak diskusi untuk mengerti pentingnya menabung dan menyisihkan uang saku. Gambar itu adalah si Bendahara yang didapuk mencatat kas tabungan kelas. Tabungan dikelola dan dicatat agar tetap terus berjalan.



(Foto : Nonton film dengan anak-anak jadi kegiatan yang unik dan luar biasa disana. Karena kawasan terpencil yang tidak ada listrik PLN, tidak ada bioskop dan jarang tersentuh kegiatan pendampingan)




(Foto : Kegiatan workhsop potensi kawasan dan workshop strategi pemasaran. Kegiatan ini sasarannya adalah ibu-ibu dan remaja putri yang ada di forum pengajian di Nyamplungan. Kegiatan dengan para pria-nya hampir tak ada, dikarenakan para prianya yang sibuk jadi nelayan di laut dan bekerja di pulau nyawakan sebagai buruh untuk orang asing.)



(Foto : ada lomba-lomba untuk anak-anak; lomba kebersihan kelas, lomba menggambar dll. Hadianya dapet kado dan kalung permen….)



(Foto : bersama anak2 membuat Origami. Di Nyamplungan tidak ada TK. Origami jadi sesuatu yang baru dan unik. Ibu guru Cumi tekenal paling galak menghadapi anak-anak. Anak-anak disini sangat periang dan banyak tingkah…)



















buat pakde alex, biar galak tapi aku kan dapet surat cinta lebih banyak itu tandanya mereka sayang sama aku heheeh,,
lagian aku marah mpe sesak nafas…
eh samat malah seneng2…emangnya enak…