tentang

Suatu ketika ada lima orang anak; Cumi, Amar, Alex, Gendon dan Wujdi terdampar di sebuah pulau terpencil bernama Karimunjawa. Mereka mendarat di dusun yang pantainya mempunyai dua buah pohon Nyampung yang sudah tua. Konon akhirnya itulah sebabnya dusun di sekitar bagian tengah pulau Karimunjawa itu diberi nama Dusun Nyamplungan. Atas, seorang guru sd pribumi asli, bernama Pak Priyogo, akhirnya lima kawan itu bisa tinggal di rumah. Pak Pri memiliki 3 orang anak, Paling besar Alif (masih sekolah kelas 3 SMP), Vita (cewek manis periang kelas 2 SD) dan si bungsu Amir (yang masih gemar ngompol). Pak pri punya istri cantik dan pintar masak. Saban hari mengisi waktu selain melayani sang suami, mengurusi si kecil, mengatur dapur dan mengelolola warung di depan rumah (minimarket ala karimunjawa).

Lima sekawan itu resmi tinggal di rumah semenjak 20 April 2008 sampai dengan 15 Maret 2008. Mereka hidup bahu-membahu, terkadang saling mengejek, saling sikut dan kentut, dalam suka dan duka demi sebuah program bernama KKN Ekowisata Karimunjawa.

Si Kormasit bernama Wujdi, berambut ikal mirip giring Nidji (biar penampilan mirip Giring, tapi dia adalah slankers)

Si Anggie AKA Cumi, mengaku paling alergi dengan ikan laut (kecuali ikan asin), paling banyak protes dengan 4 sekawan yang lain soal menu makanan, karena hampir tiap hari menu utama adalah ikan hasil tangkapan dan cumi-cumi segar. Penah suatu kali, ia memberanikan diri makan kepiting barang secuil sampai beberapa menit kemudian sekujur tubuhnya langsung bentol-bentol mirip korban radiasi. Si Cumi punya kelebihan selain kedua pipinya yang mirip apam, juga gaya dia yang paling narsis diantara kelima kawan. Kalau sudah berhadapan dengan kamera (entah itu nyala atau tidak) ia akan berlagak dengan mulut mecucu, mengangkat tangan dengan simbol V, atau bilang “cissss” (konon ia adalah juara lomba bayi montok bergigi sehat)

Si Amar, ini paling keliru untuk menyebut mana Amar, mana Amir, karena sama-sama ukurannya yang mini Size! Konon untuk urusan baju dan sepatu, ia langsung masuk ke kids stuff corner!

Amar pada awalnya dipindai sebagai paling ‘jutek’ diantara 4 kawan yang lain. Tetapi dalam sosialisasi sekejap langsung ketahuan Amar punya hati yang lembut, tidak tegaan dan kawan setia curhat si Cumi semalam suntuk!

Gendon, adalah pria tertambun diantara 3 pria kawan. Selain ukurannya yang serba super, ia punya senjata ampuh yakni celana kolor dengan tali sumbu kompor! (Konon ia harus berguru dulu dengan Reog Ponorogo sebelum dapat celana kolor sumbu kompor ini)

Di Karimunjawa, Gendon selalu adem karena persediaan rokok 76-nya yang cukup 2pak, djarum super 2 pak dalam tak ransel yang selalu dibawanya. Sebagai pria tertambun, Gendon adalah kawan setia yang selalu siap jadi bahan banyolan. Kalau naik perahu, bisa miring sebelah pastilah gendon yang jadi sasaran. Kalau soal makanan atau jajanan, Gendon jadi sasaran lagi. Pokoknya tak ada menit tanpa membicarakan Gendon.

Nah terakhir adalah Alex. Agak susah mendifinisikan diri sendiri. Tapi Alex daripada 5 sekawan itu memang berusia paling tua. Sampai-sampai seseorang memanggil dia dengan Pakde! Konon kabarnya Alex memang dititahkan turun ke bumi, sekaligus salahsatunya untuk mendamping kawan-kawan tim KKN ini.




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.